Mangunsuman, 5 Juli 2026 – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Mangunsuman menggelar kegiatan Khataman Al-Qur’an dan Dzikirul Ghofilin pada Ahad Pon, 5 Juli 2026, bertempat di Musholla Baitul Mukminin, Keden, Mangunsuman Timur. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri sekitar 250 jamaah.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pengurus Ranting NU Mangunsuman, pengurus badan otonom (Banom) NU, serta warga Nahdliyin dari seluruh wilayah Kelurahan Mangunsuman. Kehadiran ratusan jamaah menjadi bukti semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat terhadap kegiatan keagamaan yang rutin diselenggarakan oleh PRNU Mangunsuman.

Acara diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah yang dipimpin oleh pembawa acara. Selanjutnya, rangkaian Dzikirul Ghofilin dipimpin oleh Rais Syuriyah PRNU Mangunsuman, Kiai Minhaji, S.Pd.I. Dalam tausiyah singkatnya, beliau menjelaskan bahwa Dzikirul Ghofilin merupakan wirid yang disusun oleh KH. Hamim Jazuli atau yang lebih dikenal sebagai Gus Mik. Menurutnya, amalan tersebut apabila diamalkan secara istiqamah diharapkan dapat mendatangkan keberkahan hidup di dunia dan akhirat, serta menjadi wasilah untuk dikumpulkan bersama para auliya’ dan orang-orang saleh.

Setelah rangkaian dzikir selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Doa Khotmil Al-Qur’an yang dipimpin oleh KH. Mukayan selaku Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Mangunsuman.
Memasuki sesi berikutnya, Ketua Takmir Musholla Baitul Mukminin, Kiai Harun Alrasid, menyampaikan sambutan sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah hadir dan berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Ketua Tanfidziyah PRNU Mangunsuman, Dr. Basuki, M.Ag., yang mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama untuk terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat ukhuwah, serta istiqamah dalam mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan di lingkungan ranting.

Seluruh rangkaian acara ditutup dengan mushafahah atau saling bersalaman sebagai simbol mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antarsesama jamaah. Suasana penuh kekeluargaan dan kekhusyukan mewarnai penutupan kegiatan yang diharapkan semakin memperkuat nilai-nilai keislaman, persatuan, dan kebersamaan di tengah masyarakat Mangunsuman.